Jakarta, GerhanaIndonesia – Pelatih Timnas Futsal Indonesia U-19, Naim Hamid Salim, memberikan pesan penting kepada para pemainnya setelah kekalahan dari Thailand pada laga final Piala AFF Futsal U-19 2025. Kekalahan tersebut membuat Indonesia harus puas meraih posisi runner-up dalam turnamen.
Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi timnas futsal Indonesia U-19. Meskipun gagal meraih gelar juara, semangat juang dan potensi yang ditunjukkan para pemain patut diapresiasi. Naim Hamid Salim menekankan pentingnya evaluasi dan persiapan yang lebih matang di masa mendatang.
Pesan untuk Pemain Usai Laga Final
Naim Hamid Salim menyampaikan beberapa pesan penting kepada para pemainnya usai pertandingan. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental serta terus meningkatkan kemampuan.

Also Read
“Ya, pesan saya buat para pemain tetap jaga kondisi, tetap kembali latihan lagi, ingat lagi apa yang sudah mereka dapatkan selama masa TC atau persiapan hingga akhirnya mereka berhasil sampai ke puncak acara dalam final,” ujar Naim.
Pentingnya Evaluasi dan Pengembangan Diri
Naim juga menekankan pentingnya menjaga performa dan terus berkembang untuk mencapai potensi maksimal.
“Ya, tetap jaga performanya untuk makin berkembang lagi. Ya, jadi jangan sampai setelah ini mereka malah tidak kelihatan. Ya, insyaAllah mereka bisa jadi pemain generasi selanjutnya,” kata Naim menambahkan.
Jalannya Pertandingan Final
Pertandingan final antara Indonesia dan Thailand berlangsung sengit. Thailand tampil menekan sejak awal, namun Indonesia mampu memberikan perlawanan.
Indonesia memiliki beberapa peluang emas di awal laga, tetapi belum berhasil dikonversi menjadi gol. Thailand akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-17 melalui gol dari Poompuchid Huab Um.
Indonesia berhasil menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti M Robby Faturrahman. Namun, Thailand kembali unggul di babak kedua dan akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 3-1.
Perjuangan Timnas Futsal Indonesia U-19
Meskipun kalah, Naim mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang telah memberikan yang terbaik selama turnamen.
Naim menilai bahwa secara permainan, timnya mampu mengimbangi Thailand. Beberapa kesalahan kecil menjadi penyebab kekalahan, namun ia melihatnya sebagai bagian dari proses belajar.
“Ya, sebenarnya kalau mau dibilang secara permainan kita mungkin bisa, bisa apa ya, berimbang dengan Thailand. Ya, cuma tadi memang ada beberapa pemain yang terjadi miss atau melakukan kesalahan yang akhirnya mengakibatkan kebobolan ke gawang sendiri. Tapi ini sebenarnya buat saya adalah mereka dalam proses, mereka harus banyak belajar lagi,” ucap Naim.
Apresiasi untuk Pemain dan Dukungan Suporter
Naim memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan para pemain sepanjang turnamen.
“Tapi sejauh ini inilah perjuangan yang bagi saya dan staf pelatih adalah luar biasa untuk pemain. Kami sangat, sangat apresiasi perjuangan pemain, mereka sudah melakukan apa yang memang harus dilakukan. Tapi memang namanya di lapangan dengan dukungan penuh ya, tuan rumah untuk yang usia 19 tahun ini, ya itu jadi membuat suasana lapangan jadi berbeda,” ucap Naim.
Naim berharap tim dapat belajar dari pengalaman ini dan meraih hasil yang lebih baik di masa mendatang.
“Tapi ya insyaallah ke depan kalau mereka tetap bersama-sama dan mungkin melakukan persiapan lebih matang lagi, insyaAllah kita mungkin bisa dapat hasil maksimal di juara,” kata Naim menambahkan.
(rhr)

















