Pertandingan persahabatan antara Tim Nasional Indonesia melawan Bangladesh diwarnai oleh aksi protes dari kubu tim tamu. Asisten pelatih Bangladesh asal Vietnam, Nguyen Hoang Lan, secara terbuka mempertanyakan keputusan perangkat pertandingan yang memberikan tambahan waktu (injury time) selama tujuh menit pada laga tersebut.
Laga sengit yang mempertemukan kedua tim nasional ini berlangsung dengan tensi tinggi hingga menit-menit akhir. Keputusan penambahan waktu yang dinilai tidak biasa ini memicu tanda tanya besar bagi jajaran kepelatihan Bangladesh, khususnya Nguyen Hoang Lan yang mendampingi tim secara langsung di area teknis.
Kronologi Perubahan Waktu Tambahan yang Dipertanyakan
Nguyen Hoang Lan menyoroti adanya perubahan durasi tambahan waktu yang dirasa mendadak sebelum akhirnya ditetapkan menjadi tujuh menit. Menurut jajaran staf kepelatihan tim tamu, keputusan penambahan waktu yang cukup panjang tersebut sangat memengaruhi konsentrasi para pemain di atas lapangan.

Also Read
Dalam jalannya pertandingan, duel Indonesia kontra Bangladesh memang diwarnai kejadian perubahan waktu injury time yang cukup membingungkan. Asisten pelatih Bangladesh, Nguyen Hoang Lan, mempertanyakan hal tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan estimasi waktu jeda atau penghentian laga yang terjadi selama babak kedua berlangsung.
Fokus Evaluasi dan Dampak bagi Kedua Tim
Meskipun jalannya laga sempat diwarnai ketegangan akibat keputusan kontroversial tersebut, pertandingan tetap dilanjutkan hingga peluit panjang berbunyi. Bagi kubu Bangladesh, kejadian ini menjadi catatan penting yang akan mereka bawa dalam evaluasi performa tim secara keseluruhan.
Hingga saat ini, perangkat pertandingan maupun pihak penyelenggara belum memberikan keterangan resmi yang lebih terperinci mengenai alasan logis di balik penetapan maupun perubahan durasi tambahan waktu hingga tujuh menit tersebut.















