Industri game kembali dikejutkan dengan kabar mengejutkan. CD Projekt, studio di balik game fenomenal seperti The Witcher dan Cyberpunk 2077, memutuskan untuk melepas salah satu aset berharganya: toko game PC populer, GOG.com. Keputusan ini menandai babak baru bagi platform yang telah lama dikenal sebagai surga bagi para gamer yang anti-DRM (Digital Rights Management).
Penjualan GOG.com kepada salah satu pendirinya, Micha Kiciski, menjadi sorotan utama. Transaksi senilai 25,2 juta dolar atau sekitar Rp421 miliar ini menggarisbawahi perubahan strategi yang signifikan dari CD Projekt. Langkah ini diambil dengan tujuan utama untuk memfokuskan sepenuhnya sumber daya pada pengembangan produk game mereka.
Perpisahan yang Menguntungkan
Penjualan ini bukanlah sebuah perpisahan yang buruk. Sebaliknya, ini adalah langkah strategis yang menguntungkan kedua belah pihak. CD Projekt dapat lebih fokus pada pengembangan game AAA berkualitas tinggi, sementara GOG mendapatkan kembali kemandirian penuh di bawah visi pendirinya.

Also Read
Fokus Baru untuk CD Projekt
Micha Nowakowski, salah satu CEO CD Projekt, menjelaskan alasan di balik keputusan ini. Ia mengungkapkan bahwa langkah ini diambil agar perusahaan dapat sepenuhnya mencurahkan perhatian pada pengembangan game.
“Dengan fokus kami sekarang sepenuhnya pada peta jalan pengembangan yang ambisius dan perluasan waralaba kami dengan produk-produk baru berkualitas tinggi, kami merasa ini adalah waktu yang tepat untuk langkah ini,” ujar Nowakowski.
GOG Tetap Mendukung Game CD Projekt Red
Kabar baik bagi para penggemar game CD Projekt Red, termasuk seri The Witcher dan Cyberpunk. Meskipun telah berpindah kepemilikan, game-game tersebut akan tetap tersedia di GOG. Hal ini berkat adanya perjanjian distribusi baru yang memastikan game-game tersebut tetap dapat dibeli tanpa batasan DRM.
Kembali ke Akar untuk GOG
Bagi GOG, keputusan ini adalah momen “kembali ke akar”. Di bawah kepemimpinan Micha Kiciski, GOG akan kembali pada nilai-nilai yang selama ini dijunjung tinggi.
Visi Micha Kiciski
Micha Kiciski menegaskan komitmennya untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai “kebebasan, kemandirian, dan rasa kepemilikan yang tulus”. Ia menekankan bahwa filosofi GOG yang pro-konsumen menjadi semakin relevan di tengah pasar PC yang semakin mengarah pada ekosistem tertutup.
Kiciski, seorang gamer veteran, juga memiliki visi untuk melestarikan game klasik dan mendukung game-game baru yang bersemangat retro.
Rencana Masa Depan GOG
Micha Kiciski mengungkapkan rencana masa depan GOG, termasuk peluncuran beberapa game yang sedang ia kembangkan pada tahun 2026. Hal ini menunjukkan komitmen GOG untuk menjadi penjaga sejarah game dan pendukung kebebasan gamer.
Ini adalah sinyal kuat bahwa identitas GOG sebagai penjaga sejarah game dan pendukung kebebasan gamer akan semakin kokoh.
Kesimpulan
Keputusan CD Projekt untuk menjual GOG.com adalah langkah strategis yang menguntungkan kedua belah pihak. CD Projekt dapat fokus pada pengembangan game, sementara GOG mendapatkan kembali kemandirian di bawah kepemimpinan pendirinya.













