Awal Ramadhan 2026: Pakar BRIN Ungkap Potensi Perbedaan yang Perlu Diketahui

gerhanaindonesia

Jakarta, GerhanaIndonesia – Perbedaan penentuan awal puasa Ramadhan 1447 Hijriah atau yang jatuh pada tahun 2026 mendatang, berpotensi terjadi. Peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin memprediksi adanya kemungkinan perbedaan tanggal awal puasa.

Perbedaan ini disebabkan oleh adanya perbedaan kriteria dalam penentuan hilal, yang menjadi dasar penetapan awal bulan dalam kalender Islam. Akibatnya, ada potensi umat Muslim di Indonesia akan merayakan awal Ramadhan pada tanggal yang berbeda.

Potensi Perbedaan Tanggal Awal Ramadhan

Menurut Thomas, perbedaan tersebut terletak pada kriteria yang digunakan dalam melihat hilal, yaitu penampakan bulan sabit pertama setelah fase bulan baru. Perbedaan kriteria ini dapat menyebabkan perbedaan dalam penentuan tanggal 1 Ramadhan.

Kriteria MABIMS vs Kriteria Turki

Thomas menjelaskan bahwa ada dua kriteria yang berpotensi menjadi acuan dalam penentuan awal Ramadhan 2026.

  • Kriteria MABIMS: Kriteria ini digunakan oleh pemerintah dan sebagian besar organisasi masyarakat (ormas) Islam di Indonesia. Kriteria MABIMS mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

  • Kriteria Turki: Kriteria ini menetapkan tinggi hilal minimal 5 derajat dan elongasi 8 derajat.

Berdasarkan pengamatan astronomi, pada saat maghrib tanggal 17 Februari 2026, posisi hilal di wilayah Asia Tenggara belum memenuhi kriteria MABIMS. Dengan demikian, menurut kriteria ini, 1 Ramadhan 1447 Hijriah akan jatuh pada tanggal 19 Februari 2026.

Namun, di wilayah Amerika, posisi hilal pada waktu yang sama sudah memenuhi kriteria Turki. Hal ini berarti, menurut kriteria Turki, 1 Ramadhan 1447 Hijriah berpotensi jatuh pada tanggal 18 Februari 2026.

Thomas menyampaikan pandangannya melalui video di kanal YouTube-nya pada Sabtu (20/12). Ia menekankan pentingnya memahami perbedaan kriteria ini untuk menghindari kebingungan di masyarakat.

Pernyataan Thomas Djamaluddin

Thomas Djamaluddin menyampaikan beberapa poin penting terkait perbedaan ini. Berikut adalah pernyataan langsung dari Thomas:

“Fakta Astronomi pada saat maghrib 17 Februari 2026 di wilayah Asia Tenggara, posisi hilal belum memenuhi kriteria MABIMS, kriteria yang digunakan oleh pemerintah dan sebagian besar ormas Islam, yaitu kurva kuning, ini tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat geosentrik. Ini di wilayah Amerika, sehingga di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, belum memenuhi kriteria,”

Ia menambahkan:

“Sehingga 1 Ramadan 1447 jatuh pada tanggal 19 Februari 2026,”

Penetapan Pemerintah dan Muhammadiyah

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan tanggal pasti awal Ramadhan 1447 Hijriah. Penetapan biasanya dilakukan melalui sidang isbat yang melibatkan para ahli astronomi, ormas Islam, dan perwakilan ulama.

Di sisi lain, Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada 18 Februari 2026. Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dalam penentuan awal bulan.

Perbedaan metode ini menyebabkan perbedaan tanggal awal Ramadhan antara Muhammadiyah dan pemerintah, yang menggunakan metode rukyat atau pengamatan langsung hilal.

Perbedaan pendapat dalam penentuan awal Ramadhan merupakan hal yang wajar terjadi di Indonesia, mengingat perbedaan metode yang digunakan oleh berbagai pihak. Umat Islam diharapkan dapat saling menghormati perbedaan tersebut.

(Redaksi)

Popular Post

Realme Siap Luncurkan HP Gahar Baterai Badak 10001 mAh Gebrakan Baru

Teknologi

Realme Siap Luncurkan HP Gahar Baterai Badak 10.001 mAh, Gebrakan Baru

Realme dikabarkan sedang bersiap untuk meluncurkan sebuah terobosan baru di dunia smartphone. Kabar terbaru menyebutkan bahwa pabrikan asal China ini ...

Persib Bandung Bungkam Persija Jakarta Drama Kartu Merah Super League Membara

Olahraga

Persib Bandung Bungkam Persija Jakarta: Drama Kartu Merah, Super League Membara

GerhanaIndonesia – Persib Bandung berhasil meraih kemenangan penting atas rivalnya, Persija Jakarta, dengan skor tipis 1-0 dalam laga pekan ke-17 ...

Beckham Putra Diinjak Tubarao Merah Persija Berjuang Sengit dengan 10 Pemain

Olahraga

Beckham Putra Diinjak, Tubarao Merah, Persija Berjuang Sengit dengan 10 Pemain

Jakarta, GerhanaIndonesia – Laga sengit antara Persib Bandung dan Persija Jakarta diwarnai kartu merah untuk pemain Persija, Bruno Tabarao. Peristiwa ...

Kurangi Screen Time HP 15 Trik Jitu Atasi Stres ala Profesional

Teknologi

Kurangi Screen Time HP, 15 Trik Jitu Atasi Stres ala Profesional!

Daftar Isi 1. Kenali pola penggunaan Hp 2. Pasang karet gelang di Hp 3. Hindari batas waktu aplikasi yang fleksibel 4. Gunakan ...

Persib vs Persija Duel Beckham Rizky Ridho Panaskan Laga Klasik Super Big Match

Olahraga

Persib vs Persija: Duel Beckham-Rizky Ridho Panaskan Laga Klasik Super Big Match!

GerhanaIndonesia – Duel sengit antara Persib Bandung dan Persija Jakarta akan tersaji di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada ...

Beckham Putra Cetak Gol Persib Ungguli Persija di Babak Pertama

Olahraga

Beckham Putra Cetak Gol: Persib Ungguli Persija di Babak Pertama!

Jakarta, GerhanaIndonesia – Pertandingan sengit antara Persib Bandung dan Persija Jakarta pada pekan ke-17 Super League 2025/2026 menyajikan drama sejak ...

Tinggalkan komentar