Jakarta, 12 Mei 2024 – Di tengah lanskap digital yang terus berkembang, PT ITSEC Asia Tbk berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025. Keberhasilan ini didorong oleh penguatan layanan enterprise, inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI), serta investasi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang keamanan siber.
Perusahaan keamanan siber nasional ini tidak hanya fokus pada pertumbuhan finansial, tetapi juga pada adaptasi terhadap dinamika ancaman digital yang semakin kompleks. Langkah ini menunjukkan komitmen ITSEC Asia dalam memberikan solusi keamanan yang relevan dan efektif bagi pelanggan.
Kinerja Positif 2025: Fokus pada Enterprise dan Inovasi AI
Kinerja positif PT ITSEC Asia Tbk pada tahun 2025 didukung oleh sejumlah faktor kunci. Di antaranya adalah penguatan layanan enterprise, inovasi berkelanjutan berbasis AI, serta peningkatan disiplin keuangan. Selain itu, investasi jangka panjang pada pengembangan talenta keamanan siber dan AI juga memberikan kontribusi signifikan.

Also Read
AI sebagai Penggerak Utama Inovasi
ITSEC Asia memposisikan AI bukan hanya sebagai teknologi pelengkap, tetapi sebagai penggerak utama inovasi produk dan layanan. Hal ini juga mencakup peningkatan kesiapan sumber daya manusia. Perusahaan melihat AI sebagai kunci untuk membantu organisasi mendeteksi ancaman lebih cepat, merespons dengan lebih cerdas, dan mengukur tingkat keamanan mereka.
Pendirian akademi ini adalah langkah strategis untuk menjembatani kebutuhan teknologi dan kesiapan tenaga kerja di bidang yang sangat krusial ini.
Patrick Dannacher, Presiden Direktur PT ITSEC Asia, menjelaskan fokus perusahaan pada tahun 2025:
“Tahun 2025 adalah tentang eksekusi dan relevansi,”
Ia menambahkan:
“Kami memperkuat layanan dan kinerja keuangan, sekaligus memfokuskan AI bukan sebagai jargon, melainkan sebagai kemampuan nyata yang membantu organisasi mendeteksi ancaman lebih cepat, merespons dengan lebih cerdas, serta mengukur tingkat keamanan mereka.”
AI Dorong Efektivitas Keamanan Siber
Seiring dengan meningkatnya kompleksitas ancaman digital, AI menjadi komponen utama dalam strategi keamanan siber ITSEC Asia. Pemanfaatan teknologi ini diperluas untuk mempercepat pengambilan keputusan, meningkatkan akurasi deteksi ancaman, serta mengefisienkan operasional tim keamanan.
Penerapan AI meliputi penggunaan agentic AI untuk mengubah peringatan keamanan menjadi tindakan terprioritasi, analisis ancaman yang lebih adaptif, serta otomatisasi pada Security Operations Center (SOC).
Perusahaan juga mendorong implementasi tata kelola AI yang aman dan sesuai standar industri, memastikan bahwa teknologi ini digunakan secara bertanggung jawab dan efektif.













