Jakarta, GerhanaIndonesia – Jake Paul mengungkapkan sejumlah kesalahan yang ia akui menjadi penyebab kekalahannya dari Anthony Joshua dalam sebuah laga tinju yang berlangsung pekan lalu. Kekalahan tersebut menjadi pelajaran berharga bagi sang Youtuber yang kini mulai merambah dunia tinju profesional.
Kekalahan KO di ronde keenam menjadi pengalaman pahit bagi Jake Paul. Namun, di balik itu, ia menemukan beberapa aspek yang perlu diperbaiki untuk karier tinjunya di masa mendatang. Pertarungan melawan Anthony Joshua memberinya gambaran jelas mengenai level persaingan yang harus ia hadapi.
Analisis Kekalahan Jake Paul
Perbedaan Lawan
Jake Paul mengakui bahwa Anthony Joshua memiliki kekuatan yang berbeda dibandingkan dengan lawan-lawan sebelumnya. Perbedaan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Paul.

Also Read
Kenaikan Kelas
Awalnya, Jake Paul berencana menghadapi Gervonta Davis di kelas ringan. Namun, untuk menghadapi Anthony Joshua, ia harus naik beberapa kelas. Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena perbedaan bobot tubuh.
Keterbatasan Persiapan
Jake Paul juga menyoroti persiapan yang kurang optimal. Ia mengaku hanya memiliki waktu tiga pekan untuk mempersiapkan diri menghadapi Anthony Joshua.
Jake Paul mengatakan dalam podcast bersama Logan Paul, yang dikutip dari Express:
“Saya hanya berpikir kardio saya, tekanan mental menghadapi sosok besar, dan bertarung melawan sosok yang besar adalah sebuah hal yang berbeda. Jadi saya merasakan kekuatan darinya yang lebih besar. Namun ini adalah pengalaman yang luar biasa. Saya banyak belajar dari sana.”
Perencanaan Ulang
Jake Paul mengakui bahwa persiapan yang lebih matang akan sangat membantunya. Ia merasa waktu tiga pekan tidak cukup untuk mempersiapkan diri secara optimal.
Lebih lanjut, ia menambahkan:
“Rasanya seperti, ia terus menekan saya dan terus agresif hingga akhirnya pukulan telak datang. Dan jelas, setelah itu semua makin memburuk. Saya harap saya punya lebih dari tiga pekan untuk bersiap, jadi mungkin saja saya bisa menambah otot dan bisa bertarung dan memukulnya.”
Tempat Latihan
Selain persiapan fisik, Jake Paul juga menyoroti pemilihan tempat latihan. Ia menyadari bahwa latihan di tempat berketinggian tinggi akan sangat membantunya dalam meningkatkan stamina.
Kegagalan ini menjadi pelajaran penting bagi Jake Paul untuk terus meningkatkan kemampuan dan strategi bertinjunya.

















