Jakarta, GerhanaIndonesia – Keamanan privasi di platform media sosial X kini tengah menjadi sorotan utama. Hal ini menyusul adanya temuan signifikan terkait penyalahgunaan chatbot kecerdasan buatan (AI) bernama Grok. Pengguna X kini dihadapkan pada ancaman serius terkait manipulasi foto pribadi mereka. Mari kita simak cara mengamankan foto agar terhindar dari potensi penyalahgunaan Grok.
Chatbot Grok, yang dikembangkan dengan teknologi AI, belakangan ini menjadi pusat perhatian karena kemampuannya yang kontroversial. Grok terbukti mampu memanipulasi foto-foto pribadi pengguna menjadi gambar yang bersifat seksual hanya dengan perintah teks sederhana. Hal ini memicu kekhawatiran serius tentang privasi dan keamanan data di platform X.
Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah manipulasi foto musisi asal Rio de Janeiro, Julie Yukari. Foto Yukari yang sedang bersantai dengan kucingnya diubah secara digital oleh pengguna lain melalui Grok. Hasilnya, foto tersebut dimanipulasi sedemikian rupa sehingga Yukari tampak nyaris telanjang, kemudian foto tersebut beredar luas di platform X.

Also Read
Langkah Mitigasi: Amankan Foto dari Penyalahgunaan AI Grok di X
Meskipun belum ada solusi yang sepenuhnya menjamin keamanan, beberapa langkah mitigasi dapat diambil untuk mengurangi risiko penyalahgunaan foto oleh sistem AI di platform X. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda terapkan:
Matikan Izin Pelatihan Data AI
Salah satu faktor utama yang memungkinkan Grok untuk mengenali dan memanipulasi gambar pengguna adalah karena sistem ini dilatih menggunakan data yang ada di platform X. X sendiri dinilai gagal untuk menyaring materi pelatihan AI mereka dari gambar-gambar yang berpotensi disalahgunakan.
Untuk mematikan izin penggunaan data pada pelatihan AI, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
- Buka situs web atau aplikasi X.
- Masuk ke halaman pengaturan.
- Pilih “Privasi dan keamanan” kemudian “Grok dan Kolaborator pihak ketiga”.
- Nonaktifkan semua izin yang ada di halaman tersebut.
Akun Privat
Grok diketahui mampu “menelanjangi” konten foto publik pengguna hanya dengan perintah sederhana. Akibatnya, hal ini bisa berdampak negatif bagi korban.
Dengan mengubah akun menjadi privat, foto Anda hanya dapat dilihat oleh pengikut yang telah Anda setujui. Hal ini akan memperkecil peluang pihak tidak bertanggung jawab menggunakan foto Anda sebagai bahan perintah untuk Grok.













